Minggu, 16 Januari 2011

Cara Kerja System Auto drain

photo : cartool

. Teknik auto drain sering digunakan pada mesin-mesin yang menggunakan uap steam sebagai media pemanasnya seperti pada mesin vulkanisir pada industri ban misalnya, atau ada juga yang diterapkan pada receiver tank, atau tanki penampungan udara, sebelum udara itu disalurkan ke beban pemakaian.

. Pada dasarnya udara yang digunakan untuk menggerakan mesin dll, haruslah bersih dari kandungan air, namun pada kenyataannya adanya kandungan air tersebut sulit dihindari, karena beberapa sebab, sehingga pada saluran pipa atau tanki penampung terakumulasi kandungan air sedikit demi sedikit, yang akhirnya menjadi banyak.

. Hal ini jika dibiarkan terus-menerus tanpa adanya tindakan , maka akan mengganggu kerja mesin, sehingga mesin tidak dapat berfungsi dengan optimal, seperti menghambat gerakan piston dll, selain itu pada saluran pipa udara akan mempercepat proses korosi dan memperpendek usia pemakaian.

. Maka dari itu diperlukan alat yang dapat menghilangkan kandungan air tersebut secara terus menerus sampai unsur airnya hilang, yaitu auto drain. Auto drain berfungsi membuang kandungan air yang terdapat pada saluran pipa udara, tanki udara dll, agar udara benar-benar bersih dari unsur air.

. Auto drain adalah sebuah valve/katup mekanik yang digerakan oleh kumparan listrik, pada saat kumparan dialiri arus listrik maka pada kumparan akan terjadi medan magnet, dan menarik valve mekanik untuk buka.

. Gerakan buka tutup valve, diataur oleh alat yang bernama timer, timer inilah yang mengatur kapan valve harus buka dan kapan valve harus tutup, dengan mengatur interval ON dan interval OFF.

. Interval ON, yaitu lamanya valve auto drain bekerja / lamanya valve buka, sedangkan interval off yaitu lamanya valve auto drain tutup, keduanya dapat diatur dengan menggunakan sebuah obeng minus. Interval ON biasanya dalam satuan detik, sedangkan interval off, biasanya dalam satuan menit/jam.

. Valve auto drain dipasang pada lubang exhaust atau buangan pada sebuah tanki penampungan udara, saluran pipa dll, supaya tidak mengganggu fungsi mesin yang sebenarnya.