Sabtu, 01 September 2012

Trouble Shooting

voodooamps.com

. Dalam dunia teknik perawatan mesin baik itu di industri ataupun ditempat lain, tentunya tidak asing lagi dengan istilah ini dan akan selalu bersinggungan sebab setiap saat dan seterusnya mesin produksi harus selalu beroperasi untuk menghasilkan produk.



. Trouble shooting berarti mencari titik permasalahan yang terjadi pada suatu mesin sehingga mesin tersebut tidak bisa beroperasi ataupun berjalan normal sebagaimana mestinya. Dalam melaksanakan trouble shooting tentunya teknik setiap individu berlainan tergantung pada beberapa hal seperti, pengalaman, skill, penguasaan cara kerja mesin terkait latar belakang disiplin ilmu dll.

. Penulis mempunyai konsep dasar dalam hal trouble shooting, hal ini dapat membantu dan mempercepat dalam pengambilan keputusan sehingga waktu stop mesin tidak terlampau lama hal ini dapat menyebabkan target produksi terhambat.

Konsep tersebut yaitu 3 A, Amati, Analisa, Action.

1. Amati
  • Amati setiap kejadian ketika terjadi trouble pada mesin, seperti bunyi alarm, lampu indikator, suara, suhu mesin, gerakan mesin dll. Hal ini dapat membantu untuk langkah berikutnya.
2. Analisa
  • Setelah hasil pengamatan didapat segera lakukan analisa, tentukan beberapa kemungkinan penyebab masalah lalu tentukan kemungkinan yang paling mendekati dengan titik permasalahan, lakukan pengukuran untuk memastikan sabab trouble.
3. Action
  • Lakukan tindakan segera setelah sebab trouble atau masalah sudah diketahui dengan berdasarkan pada hasil analisa. Dalam melakukan tindakan ada dua macam yaitu tindakan jangka pendek (temporary) dan tindakan jangka panjang (permanen). Mana yang lebih prioritas.